Gili Trawangan | 21 Maret 2013

by - April 04, 2015




21 Maret (13 days and 14 islands for the best 15th | Jakarta - Lombok - NTB - NTT - Bali)


Berkunjung kembali ke Gili Trawangan!
Pulau ini emang bikin pengen balik kesini terus karena suasana dan keindahannya yang paling penting. Kali ini saya dan teman saya akan menikmati Gili Trawangan dengan bersantai saja, istirahat lah setelah perjalanan jauh berhari-hari. Mau santai-santai aja dipinggir pantai.

Kali ini saya menginap di Coconut Dream bungalow. Tempatnya dekat, bersih, bagus dan harganya terjangkau lah ya. Beruntungnya saya dapat harga khusus karena ini punya temannya teman. Ya alhamdulillah harga standar dapetnya yang ga standar yeay! 


(gate coconutdream bungalow)

Karena saat saya tiba kamarnya belum siap, jadilah kita duduk-duduk dulu di teras kamar, ditawarin minum juga lagi. Tanpa ragu kita minta air mineral dingin banget! Emang panas banget dan super deh saat itu. Kata mas yang punya ini tadi para bulenya telat check out, jadi baru bisa dirapihin deh. Oke ga apa lah ya demi kamar yang nyaman.

(teras depan kamar)

Setelah kamar siap langsung lah kita masuk, ternyata kamarnya cukup luas banget untuk kita yang cuma bertiga. Ada 2 kasur ukuran besar dan pastinya kamar mandi dalam. Oke ini lebih dari cukup buat tidur ngeganti beberapa hari lalu yang hanya tidur di matras kapal. Langsung saja taruh barang dan berniat cuci baju! hahahahaha ya maklum seminggu lebih berkeliaran ga sempet nyuci baju dan persediaan baju bersih menipis. Tapi karena banyak dan udah keburu males, ya kita masukin plastik lagi dan bawa ke tempat laundry terdekat. Laundry disini Rp25.000/kg, jadi kalo bisa laundry bajunya yang udah dijemur dulu biar kering ga berat timbangannya ntar. Laundrynya juga cepet kok, sehari selesai. Kebetulan saya tidak berniat mau main air lagi dan hanya mau santai-santai aja jadi enak kan pulang-pulang nanti cucian bajunya dikit aja dan pulang tas ga berat karena baju kotor penuh pasir.

(kamar super kami di coconutdream bungalow)


(kamar mandi dengan shower)

Setelah bersih-bersih langsung lah kita jalan untuk cari makan siang di pinggiran pantai dan tidak lupa membeli jajanan wajib kalo ke Gili Trawangan yaitu Gili Gelato! Entah kenapa ini eskrim enak banget dan ngangenin (maafin aja yah kalo lebay). Emang paling pas di pantai sambil makan eskrim dan kesukaan saya coconut atau pisthacio. Jadi kalo saya kesini ya bisa-bisa setiap jalan lewatin gili gelato ya pasti beli hehehe. 


(ada berbagai pilihan rasa gili gelato)

Pencarian makan siang yang sebenarnya berlanjut kembali. Akhirnya kita milih salah satu cafe dan pilih tempat duduk yang di pinggir pantai. Enak kan yah makan siang viewnya laut biru dan kali ini makannya agak mewah dikit ga apalah ya sekali-sekali. Kemarin-kemarin makan seadanya aja kan. 




(ini menu makan siang saya grilled chicken with mushroom sauce)



 (makanan belum abis tergoda pindah ke beanbag aja mumpung kosong, jadi habis makan bisa tidur-tiduran kan disitu)


(jus semangka emang paling seger panas gini)

Selesai makan siang dan bersantai sejenak, saya kembali lagi ke penginapan untuk istirahat sebentar sambil nunggu sunset ceritanya. Berhubung masih capek dan pegel-pegel. Oke tidur siang bentar aja ya! Dan kebangun pas udah waktunya makan malam hmm. Yah kelewatan sunsetnya deh, ya langsung aja ganti baju dan bersih-bersih lalu cus melihat kehidupan malam di Gili Trawangan sambil cari makan malam. 

Malam ini kami memilih restaurant italy, untuk harga kisaran Rp65000-Rp100000 tiap menunya. Tidak lupa selesai makan beli Gili Gelato (lagi) hehehe. Tadinya kami ingin langsung kembali ke penginapan karena masih terasa capeknya, tapi di tengah jalan ketemu sama si pemilik penginapan. Jadilah kami mampir dulu di salah satu bar miliknya yg emang hits banget di Gili, yaitu Sama-Sama Reggae Bar. Bar ini menyajikan musik-musik beraliran reggae tentunya dan emang pas lah kalo di tepi pantai dengerin musik seperti ini.


(foto bersama si pemilik penginapan & bar, vokalis band reggae di gili)


22 Maret (13 days and 14 islands for the best 15th | Jakarta - Lombok - NTB - NTT - Bali)


Selamat siang! Yes, kami terbangun di siang hari tentunya. Niatnya mau ikut rombongan diving pagi ini tapi apa mau dikata, mata masih berat banget. Jadilah kami ikutan yang kloter sore. 

Setelah bersiap-siap, kami sempatkan makan siang dulu sebelum berangkat. Tapi lagi-lagi gagal untuk diving di shark poit, karena ya biasa wanita ada aja kan kalo tiap bulan. Daripada nanti kejadian yang aneh-aneh, jadi lebih baik cari aman saja ya. 

Gagal diving bukan berarti ga bisa menikmati yang lain. Kami akhirnya memilih untuk santai di tepi pantai, menikmati hari terakhir di Gili, karena besok siang kami sudah harus meninggalkan pulau indah ini. Jadi puas-puasin deh memandang birunya laut Gili dan suasana indahnya.

Malamnya kami memilih tempat pasar malam. Banyak makanan lokal yang rasanya juara dan harga terjangkau. Banyak juga turis yang memilih makan malam disana. Menu yang ditawarkan rata-rata seafood, tinggal pilih saja mau yang kiloan atau yang sudah dipisah dan dibentuk sate. 

Selesai makan malam kami kembali mengunjungi Sama-Sama Reggae Bar, sekalian berencana merayakan hari ulang tahun teman saya. Jadi mau gantian ceritanya, karena sebelumnya saya yang diberikan kejutan di tengah laut. Keceriaan malam ini sama seperti sebelumnya, penuh dengan tawa dan canda. Sampai akhirnya tepat jam 00.00 para band menyanyikan selamat ulang tahun untuk teman saya dan semua ikut juga bernyanyi walaupun tidak kenal. 

Sebagai perpisahan malam ini, kami mendapat hadiah merchandise dari Sama-Sama secara gratis. Yeay! Walaupun hanya dpt t-shirt tapi lumayan dapetnya jauh dari Gili Trawangan hehehe. 




23 Maret (13 days and 14 islands for the best 15th | Jakarta - Lombok - NTB - NTT - Bali)

Sekitar jam 10 kami sudah siap untuk meninggalkan penginapan dan menuju ke pelabuhan. Ga sempat pamit dengan pemilik penginapan, karena katanya sedang ada rapat warga di Gili. Jadi ya pamit via telp saja. Ga terasa hampir dua minggu udah melanglang buana bertiga dengan teman saya dan sekarang saatnya kembali ke bandara di Lombok. Tapi saya masih ada flight ke Bali untuk melanjutkan perjalanan, sedangkan dua teman saya dari lombok langsung kembali ke Jakarta. Yes! perjalanan masih lumayan panjang..

(sebelum kapal berangkat, foto lagi di papan bertuliskan Gili Trawangan ini yang merupakan ciri khas disana)





You May Also Like

1 comments